ESSENTIAL Functions OF NARCISSISTIC Personality DISORDER

ESSENTIAL Functions OF NARCISSISTIC Personality DISORDER

As outlined inside of the Diagnostic and Statistical Handbook of Mental Conditions (DSM-5), Narcissistic Identity Condition (NPD) defines a mental condition through which men and women establish a substantial regard for themselves as disregarding other individuals. Continue reading ESSENTIAL Functions OF NARCISSISTIC Personality DISORDER

ESSENTIAL Qualities OF NARCISSISTIC Character DISORDER

ESSENTIAL Qualities OF NARCISSISTIC Character DISORDER

As outlined while in the Diagnostic and Statistical Handbook of Psychological Conditions (DSM-5), Narcissistic Personality Condition (NPD) defines http://www.papersmonster.com/ a psychological situation during which people today produce a higher regard for by themselves while disregarding some people. Continue reading ESSENTIAL Qualities OF NARCISSISTIC Character DISORDER

THE Important Characteristics OF NARCISSISTIC Character DISORDER

THE Important Characteristics OF NARCISSISTIC Character DISORDER

Essential features of any persona condition with the Diagnostic and Statistical Handbook of Psychological Diseases IV http://essaytrust.com/book (DSM-IV) typically are those manifested by an impairment of temperament and pathological persona traits. Continue reading THE Important Characteristics OF NARCISSISTIC Character DISORDER

Sejarah Singkat PT Eleska IATKI Indonesia

cropped-Brosur-Iatki-1.gif

IKATAN  AHLI  TEKNIK  KETENAGALISTRIKAN  INDONESIA  (IATKI),  dibentuk   berdasarkan   deklarasi   sebanyak 72 orang para   pihak  (stake  holders)   pada  tanggal   1 Agustus  2000   pukul   19.00 – 23.00   di  Hotel Santika, Jalan  Sumatera,   Bandung.   Kehadiran   para   pihak ini di Bandung adalah dalam rangka   mengikuti    Seminar   Sistem   Tenaga    Elektrik   I   di   Aula    Barat   ITB   tanggal  1 – 3  Agustus  2000.

Para   pihak   tersebut   adalah  anak bangsa yang berkecimpung   di   bidang  ketenagalistrikan  dan bekerja di berbagai tempat, diantaranya :

* ITB ( Instisut Teknik Bandung )
* FT Atmajaya Jakarta
* Politeknik Bandung
* Universitas BrawijayaMalang
* ITS – Surabaya
* ITENAS – Bandung
* UNSRAT – Menado
* Universitas Gunadarma – Jakarta
* Universitas Mulawarman Samarinda
* DJLPE – Direktorat Jendral Listrik dan Pemanfaatan Energi
* PT. PLN(Persero) Distribusi Jawa Barat
* PT.PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya – Tangerang
* PT.PLN(Persero) – PJB I
* PT. PLN(Persero) -PJBII
* PT. PLN (Persero) – LMK
* PT. PLN (Persero)- P3B
* PT. PLN (Persero) – Jasa Engineering
* dan perusahaan swasta:PT. Meta Epsi Engineering
* PT. Depriwangga
* PT. Schneider Indonesia
* Amoseas PLTP-Darajat
* PT. Caltex
* PT. Schlumberger

Sebagai  tindak  lanjut   deklarasi   pembentukan  Organisasi    tersebut   di atas,   pada  tanggal 4 September 2000, 11 orang  mewakili berbagai  institusi bidang ketenagalistrikan, yakni Prof. Dr. Soedjana Sapii, Dr. Ir. Luluk Sumiarso,   Ir. Anton  Soetijoko  Wahjosoedibjo,   Dr. Ir. Djoko Darwanto, Ir. Yusuf Setiawan,   Dr. Ir.    Gibson   Sianipar, Ir. Kansman Hutabarat, Dr. Ir. Suwarno, Ir. Agus Pranoto, Ir. Puguh Sugiharto bertindak sebagai pendiri  Organisasi, menandatangani  Akta Pendirian IATKI dihadapan  Notaris Dr. Wiratni Ahmadi, SH, dengan  Akta Nomor 10 tanggal 4 September 2000.   Kemudian,   pada   tanggal  27 Nopember 2001.  Organisasi  sebagai   Perkumpulan telah  dicatatkan pula dalam Lembaran Negara  No. 95  Lembar 1694.

Sampai dengan akhir tahun 2013 telah terbentuk 15  Komisariat Wilayah Organisasi, yakni :
1. Komisariat Wilayah Jawa Barat,
2. Komisariat Wilayah Riau
3. Komisariat Wilayah Jawa Timur
4. Komisariat Wilayah  DKI Jakarta
5. Komisariat Wilayah  Bali
6. Komisariat Wilayah Jawa Tengah
7. Komisariat Wilayah Batam
8. Komisariat Wilayah Banten
9. Komisariat Wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu
10. Komisariat Wilayah Sumatera Barat
11. Komisariat Wilayah Sulawesi Selatan
12. Komisariat Wilayah Kalimantan Timur
13. Komisariat Wilayah Sulawesi Utara
14. Komisariat Wilayah Sumatera Utara
15. Komisariat Wilayah Papua

Organisasi yang merupakan himpunan kalangan praktisi, Kompetensional, dan cendekiawan di bidang ketenagalistrikan ini bersifat keilmuan, bebas , mandiri dan  kekeluargaan.  Kepengurusan Organisasi terdiri dari Dewan Pengarah dan  Dewan Pengurus Nasional (DPN).

Untuk memenuhi salah satu amanat  Anggaran Dasar  Organisasi yang dituangkan dalam Pasal 3  Ayat f  di Bidang Sumber Daya Manusia, yakni “mengembangkan dan melaksanakan program sertifikasi ahli teknik ketenagalistrikan skala nasional dengan upaya kualifikasi internasional”, dan selaras pula dengan :

1. Kepmen Energi dan Sumber Daya Mineral No. 2052 K/40/MEM/2001 tanggal 28 Agustus 2001 tentang Standardisasi Kompetensi Tenaga Teknik Ketenagalistrikan.

2. Kepmen Energi dan Sumber Daya Mineral No. 2053 K/40/MEM/2001 tanggal 28 Agustus 2001 tentang Penetapan dan Pemberlakuan Standar Kompetensi Tenaga Teknik Ketenagalistrikan.

maka Organisasi  membentuk Lembaga Sertifikasi Kompetensi Ikatan Ahli Teknik Ketenagalistrikan Indonesia (LSK IATKI)  sejak tanggal  1 September 2001,  dan aktif sampai sekarang menyelenggaran Sertifikasi Kompetensi Tenaga Teknik Ketenagalistrikan.

Guna memenuhi ketentuan sebagaimana dikemukakan di dalam Pedoman BNSP 201 Rev.1 2006 Penilaian Kesesuaian – Persyaratan Umum Lembaga Sertifikasi dan Pedoman BNSP 202 – 2005 Pedoman Penyiapan dan Lisnsi Lembaga Serttifikasi Kompetensi,  dan juga untuk memperluas ruang  lingkup kegiatan LSK IATKI, maka IATKI secara bersama-sama dengan para pihak (stakeholders) ketenagalistrikan yang terdiri dari Sekolah  Teknik Elektro dan Informatika (STEI) ITB, PT. Siemens Indonesia Power Transmission and Distribution,  Politeknik Negeri Bandung (POLBAN), PT.  PLN  (Persero)  Distribusi  Jaya  dan   Tangerang, Politeknik Negeri Padang, Jurusan Teknik Elektro Institut Teknologi 10 November Surabaya (ITS), PT. Arimulti Engineering, Komite Nasional Untuk Instalasi Listrik (KONSUIL) Pusat, dan enam orang anggota IATKI yang bertindak untuk dan atas nama pribadi,

membentuk/mendirikan Lembaga Sertifikasi Kompetensi Ahli Teknik Ketenagalistrikan Indonesia (LSK IATKI)   dengan  menandatangani  Akta Pendirian LSK IATKI dihadapan  Notaris Mochamad Hary Sudrajat, SH, dengan  Akta Nomor 4/2006 tanggal 9 Juni 2006.

Para pendiri LSK IATKI ini bersepakat untuk membentuk Dewan Pengarah LSK IATKI yang diwakili oleh Ketua Umum IATKI bertindak sebagai Ketua merangkap Anggota Dewan Pengarah dan  Ketua Sekolah  Teknik Elektro dan Informatika (STEI) ITB, General Maneger PT. Siemens Indonesia Power Transmission and Distribution,  Direktur Politeknik Negeri Bandung (POLBAN), General Manejer PT.  PLN  (Persero)  Distribusi  Jaya  dan   Tangerang, Prof. Dr. Ir. Ontoseno Penangsang, dosen Jurusan Teknik Elektro Institut Teknologi 10 November Surabaya (ITS), Direktur Utama Badan Pelaksana Harian Komite Nasional Untuk Instalasi Listrik (KONSUIL) Pusat, masing-masing sebagai Anggota Dewan Pengarah.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 62 tahun 2012 tentang Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik pasal 2 bahwa “ Sertifikasi Kompetensi Teknik Ketenagalistrikan diklarifikasikan sebagai Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik”  dan  pada pasal 3 ayat 1 menyebutkan “Usaha jasa penunjang tenaga listrik dilaksanakan oleh badan usaha, yang meliputi badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah, badan usaha swasta, dan koperasi yang berbadan hukum Indonesia dan berusaha di bidang usaha jasa penunjang tenaga listrik sesuai dengan Klasifikasi, Kualifikasi, dan/atau sertifikat usaha jasa penunjang tenaga listrik”  untuk itu PT. ELESKA IATKI perlu menyesuaikan diri memenuhi regulasi yang telah ditetapkan yaitu menjadi suatu Badan Usaha yang memiliki badan hukum Indonesia.

Dalam penyesuaian PT. ELESKA IATKI menjadi suatu Badan Usaha berbadan hukum dibentuklah PT. ELESKA IATKI sesuai dengan Akta Notaris No. 06 tahun 2013 dan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-62312.AH.01.01 tahun 2013 Tentang Pengesahan Badan Hukum Perseroan.

IKATAN AHLI TEKNIK KELISTRIKAN INDONESIA